Ikan Kering Dipasokan Dari Luar Daerah
30-Jul-2010 06:57
Harian Umum Tabengan,  

PALANGKA RAYA

Ikan-ikan kering yang diperjualbelikan di pasar kota Palangka Raya, Kalteng, kebanyakan berasal dari luar kota.
"Produksi ikan kering dari luar kini masuk deras ke Kota Palangka Raya, sehingga harga ikan kering, khususnya ikan kering dari ikan sungai alam relatif cukup murah," kata Zainal, seorang pedagang ikan kering di Pasar Besar, kota Palangka Raya, Kamis (29/7).
Ini ikan dari beberapa wilayah Kalteng sendiri, tetapi diluar dari Kota Palangkara, seperti dari Katingan, Timpah, Lamandau, Kotawaringin Timur (Kotim) serta dari Barito Selatan (Barsel).
Menurutnya jenis ikan kering yang berasal dari ikan sungai alam mendominasi penjualan ikan kering. Seperti ikan kering lais (Kryptopterus), bahkan sekarang sudah menjadi barang cenderamata (oleh-oleh) bagi para pendatang, sehingga ikan ini paling banyak dicari.
Harga ikan kering laispun paling mahal dibandingkan harga ikan kering jenis lainnya, seperti kualitas baik sampai Rp70 ribu/kg , sementara kualitas sedang Rp40 ribu -Rp 50 ribu/kg.
Ikan kering lain yang juga cukup diminati, adalah ikan buang kering, jenis ikan ini diminati karena paling enak kalau dibuat gulai santan ikan kering (ditanak), kemudian gabus kering (haruan) yang disebut "garih" kedua jenis ikan ini harga Rp40 ribu kualitas baik, dan Rp30 ribu/kg kualitas sedang.
Tetapi jika ikan baung dan gabus kering lebih kecil lagi harganya hanya Rp25 ribu/kg, ikan sejenis gabus yang juga diminati ikan tauman kering Rp35 ribu/kg, ikan karandang kering Rp20 ribu/kg, ikan kihung kering Rp25 ribu/kg
Ikan sepat kering Rp30 ribu/kg, ikan saluang kering Rp30 ribu/kg, ikan biawan kering Rp35 ribu/kg, ikan sanggang kering Rp30 ribu / kg, dan banyak lagi jenis ikan kering yang dijual di Kota Palangka Raya. ant

 

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010