Pasar Mulai Dipadati Pengunjung
30-Aug-2010 00:00
Harian Umum Tabengan,  

PALANGKA RAYA

Sejumlah pasar di Kota Palangka Raya, mulai dipadati pengunjung untuk membeli keperluan lebaran Idul Fitri 1431 H

Meski lebaran masih puluhan hari, namun pengunjung mulai memadati pertokoan.

Banyak pengunjung pasar dan pusat perbelanjaan tersebut, untuk membeli berbagai keperluan menghadapi lebaran Idul Fitri 1431 Hijriah yang tinggal kurang dua pekan lagi atau diperkirakan 10 September 2010.

Seperti Minah (40), mengaku, dirinya sengaja berbelanja buat keluarga menyambut dan merayakan lebaran Idul Fitri 1431 H.

"Sebab pengalaman selama ini, kalau mendekati lebaran, baru berbelanja maka keadaan pasar sangat padat pengunjung dan hampir tidak bisa lama tawar-menawar harga barang," ujar ibu dari empat anak itu.

Sementara itu, Elas (35) seorang pembeli lainnya menyatakan, tiga anaknya harus memakai baju baru setiap Lebaran, meskipun pakaian cukup banyak.

 

"Saya kira Lebaran ini sudah menjadikan tradisi membeli pakaian baru bagi anak-anak. Jika tidak dibelikan mereka menangis dan malu pada teman-temanya," katanya.

 

Pemantauan Minggu (29/8) menyebutkan, mereka tidak saja membeli keperluan lebaran seperti pakaian anak, remaja maupun dewasa, tetapi mereka juga sekaligus membeli keperluan sembilan bahan pokok, seperti bahan untuk membuat kue kering

Uni (45) seorang pedagang di Pasar Besar Palangka Raya mengaku dirinya sejak buka pukul 08.00 WIB, langsung dipadati pembeli dari berbagai daerah.

Sebagian besar pembeli datang dengan anggota keluarga untuk berbelanja pakaian muslim, jilbab, celana, kemeja, kaos, baju anak-anak, hingga pakaian dalam.

 

"Kami mulai kewalahan melayani pembeli, meski jumlah pekerja juga sudah ditambah," katanya.

 

Adapun, harga pakaian di toko miliknya itu bervariasi antara Rp150 ribu sampai Rp350 ribu dan tergantung kualitas barangnya.

 

Normal

Sementara itu, aktifitas keluar masuk angkutan darat baik antar kota di Terminal Bundaran Burung Jalan RTA Milono Palangka Raya, masih normal.  Hingga saat ini tidak ada peningkatan yang terlalu mencolok.

 

Salah seorang pekerja mengemukakan, lonjakan arus mudik dan arus balik transportasi darat biasanya terjadi pada H-4 hingga H+4 Idul Fitri 1431 H, yang akan datang.

Meski demikian, instansi terkait sudah mulai mengambil langkah antisipasi, antara lain dengan jalan menyiapkan armada tambahan, seperti yang dilakukan Organda Kalteng, sebagaimana diungkapkan Sekretarisnya M.Rasidi beberapa waktu lalu, yakni menyiapkan 60 armada tambahan. jsi

 

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010