Dalam 1,5 Jam, 2 Tewas Tabrak Pohon
06-02-2012 00:00
Harian Umum Tabengan,  


PALANGKA RAYA

 

Hanya dalam waktu 90 menit, 2 orang pengendara sepeda motor tewas akibat kecelakaan tunggal. Motor yang mereka kendarai menabrak pohon di 2 tempat berbeda.

Peristiwa pertama terjadi di Jalan S Parman, depan Kantor DPRD Kalteng, Sabtu (4/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban, Amirullah (37), warga Jalan Rajawali IIB No 47 Palangka Raya.

Honda Tiger 2000 Nopol KH 2731 yang ditungganginya lepas kendali, sehingga menabrak pohon di tepi kiri Jalan S Parman, depan Gedung DPRD Kalteng, dekat pertigaan lampu merah. Korban tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP) akibat pecah kepala.

Menurut Wanto (29), saksi mata, saat itu korban baru pulang dari Rumah Makan (RM) Saiyo di Jalan S Parman. Anak pemilik RM Saiyo ini melaju menuju ke arah Jalan Arut. Setelah melewati lampu merah motornya oleng, sehingga menabrak pohon di tepi jalan.

Sekitar 1,5 jam kemudian, tepatnya Minggu (5/2) sekitar pukul 01.00 WIB, kejadian hampir sama terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km9 Palangka Raya. Motor Yamaha Jupiter Z Nopol KH 3337 JI dikendarai Hadianto (25), diduga menabrak batang pohon yang tumbang.

Pemuda asal Desa Tamban Baru Mekar RT 006, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas ini tewas seketika di tempat kejadian. Saat kejadian, korban melaju dari arah Bundaran Besar menuju Tangkiling. Diduga korban tak sempat lagi menghindari ketika ada pohon tumbang, sehingga menabraknya. Di TKP masih terlihat batang dan ranting pohon berserakan di tengah jalan.

Tubuh korban sempat cukup lama tergeletak di aspal, tanpa ada yang menolong. Ia mengalami luka di bagian tubuh, mulut keluar darah dan kaki kanan patah.

Ijul, seorang warga Kuala Kapuas menuturkan, dini hari itu ia dan temannya melintas di jalan tersebut menggunakan sepeda motor. Ia terkejut melihat ada sesosok tubuh tergeletak tak bergerak di jalan. Situasi sekitar cukup gelap. Ijul mengaku turun dari motor untuk melihat lebih dekat, ternyata orang itu sudah tak bergerak.

“Karena situasi sekitar cukup gelap, tubuh korban yang tergeletak di badan jalan itu nyaris tertabrak mobil yang melintas. Beruntung saya menyenternya dengan lampu motor saya,” kata Ijul kepada Tabengan, kemarin.

Tak lama melintas kendaraan ke arah Palangka Raya. Ijul kemudian meminta kepada pengendara tersebut agar melapor ke Polres Palangka Raya tentang peristiwa itu.

Tak lama, petugas Satlantas Polres Palangka Raya yang menerima laporan datang ke TKP. Tubuh korban yang sudah tak bernyawa dievakuasi ke RSUD dr Doris Sylvanus untuk divisum. dka/win

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010