Sehari 2 Kecelakaan Lalu Lintas
29-07-2010 00:00
Harian Umum Tabengan,  

KUALA KAPUAS

Dalam satu hari dua kecelakaan terjadi di Kuala Kapuas. Ironisnya, dua orang tewas dan satu orang sekarat serta seorang lagi mengalami patah tangan.

Dengan memacu kencang laju sepeda motor Yamaha Jupiter yang dikendarainya, Maranti (33), warga Desa Katanjung Kecamatan Kapuas Hulu, memaksakan diri menyelip kendaraan lain yang berada di depannya. Dia tidak menghiraukan kendaraan lain melaju dari arah berlawanan sehingga tabrakan pun tak bisa dihindari.

Sepeda motor yang dikemudikan Maranti menabrak Suzuki Smash KH 5060 J yang dikendarai Zulkipli (47), warga Jalan Tajahan Antang. Ironisnya, Zulkupli yang saat itu melaju dari arah Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas, meninggal dunia di lokasi kejadian, Jalan Patih Rumbih tepatnya di depan Rumah Jabatan Kepala Cabang BNI atau bengkel Las Noor, Rabu (28/7) sekitar pukul 08.00 Wib. Kerasnya bunyi akibat benturan dua ‘kuda besi’ itu sendiri sempat membuat kaget warga sekitar.

Setelah mendapatkan perawatan medis selama kurang lebih lima jam dan sempat dimasukan ke ruang ICU, akhirnya Maranti menghembuskan nafas terakhirnya. Sedangkan kondisi Maman yang dibonceng Maranti masih tak sadarkan diri. Diperkirakan Maman mengalami geger otak kecil karena pada saat kejadian dirinya sempat terlempar sekitar lima meter.

Menurut Ketarangan Dahlia (50), istri Zulkipli, dirinya sungguh tak menyangka dan mendapatkan firasat apa pun kepergian suaminya, karena pada saat mau pergi berbelanja sayur-sayuran di Pasar Besar Kapuas korban tak meninggalkan pesan.

“Mungkin karena saya baru sembuh dari sakit dia tidak mau mengajak dan tak berpamitan saat mau pergi. Biasanya kami selalu pergi berdua untuk belanja,” kata Dahlia sambil mengusap air mata, kala dibincangi Tabengan di Ruang Mayat RSUD Kapuas.

Biasanya korban membeli sayur-sayuran untuk dijual kembali di sebuah warung kecil depan rumahnya.

Ditambahkannya, rencananya jenazah suaminya tersebut akan dibawa ke Pulang Pisau dan akan dikebumikan esok harinya, karena keluarga ataupun saudaranya banyak tinggal di daerah yang letaknya jauh.

Sementara itu, hanya berselang beberapa jam, di tempat yang sama kejadian serupa terjadi. Akibat tak memberikan tanda akan berbelok, kendaraan Supra Fit KH 3120 JZ dikemudikan Zakaria (40), yang pada saat itu berboncengan dengan Fitria (16), ditabrak dari arah belakang oleh Wahyudi (18) yang pada saat itu juga berboncengan dengan adiknya Masri (8).

Beruntung dalam insiden tabrakan tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, akibat kejadian itu Fitria harus mengalami patah tangan kanan.

Kedua kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak Polantas Polres Kapuas. c-yul

 

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010