Partai-Partai Australia Galang Koalisi
24-08-2010 00:00
Harian Umum Tabengan,  

CANBERRA

Hasil Pemilu yang berimbang mendorong dua kandidat perdana menteri Australia berupaya menyusun koalisi-koalisi minoritas.

Perdana Menteri dari Partai Buruh Julia Gillard, Senin (23/8) mengatakan, ia telah mengadakan pembicaraan awal dengan empat anggota parlemen independen dan seorang dari Green Party mengenai pembentukan pemerintahan, tetapi belum ada kesepakatan.

Pemimpin oposisi Liberal-Nasional Tony Abbott mengatakan ia juga telah menghubungi sejumlah anggota parlemen independen. Ia mengatakan hasil ketat pemilu menunjukkan rakyat menginginkan pergantian pemerintahan.

Hasil sementara dari pemilu yang berlangsung Sabtu (21/8)menunjukkan, tidak ada partai yang akan mendapat mayoritas sebanyak 76 kursi dalam parlemen yang diperlukan untuk membentuk pemerintahan.

Para pejabat mengatakan akan perlu berhari-hari untuk mengetahui siapa yang akan memerintah negara ini. Ini akan menjadi pemerintahan koalisi untuk pertama kalinya di Australia selama 70 tahun terakhir.

Para analis mengatakan susunan pemerintahan baru Australia mungkin tidak akan selesai dalam satu minggu atau lebih.

Menurut para pakar hampir tidak mungkin satu dari dua partai besar akan meraih mayoritas suara di parlemen. Mereka membutuhkan suara dari kelompok independen dan anggota Green Party untuk memerintah, dan tidak ada petunjuk apapun kepada siapa kelompok independen akan memberikan dukungannya. b-com

 

 

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010