![]() |
|
|
||
|
||
|
||
|
Harian Umum Tabengan,
PALANGKA RAYA Bila sehari sebelumnya yudisium sarjana FKIP memecahkan rekor peserta terbanyak, giliran yudisium Progam Pascasarjana, Jumat (27/8) kemarin, lain lagi. Bukan jumlah pesertanya yang membludak, tapi predikat nilainya yang mengejutkan. Direktur Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya Prof Drs Ferdinand MS mengatakan, pada yudisium periode Agustus 2010, peraih predikat cumlaude merupakan terbesar selama ini, 10 orang. Nilai IPK tertinggi diraih Husia Ngabut. “Dengan memperoleh predikat tersebut, hendaknya terus dikembangkan dan ditingkatkan pada pendidikan yang lebih tinggi lagi, sehingga dapat menjadi lebih profesional di bidangnya,” kata Ferdinand, di acara Yudisium Pascasarjana Unpar, di Aula Hotel Luwansa, kemarin sore. Ferdinand mengatakan, Unpar pada 2010 telah membuka program baru, Program Pascasarjana Biologi dan Program Pascasarjana Kimia. Dengan demikian, total keseluruhan yang ada di Unpar menjadi enam Program Pascasarjana. Disebutkannya, IPK tertinggi yudisium periode Agustus 2010 adalah 3,91 dan terendah 3,05, sedangkan rata-rata IPK sebesar 3,67. Jumlah keseluruhan mahasiswa yang sudah diwisuda pada Program Pascasarjana Unpar sebanyak 257 orang, dan telah meraih gelar Master. Ketua Panitia pelaksana yudisium Program Pascasarjana Unpar Prof Dr Ir Sih Winarti MS mengatakan, jumlah peserta yudisium periode Agustus 2010 sebanyak 48 orang, 19 orang meraih gelar Master Sains Manajemen, 17 Master Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, tujuh Master Bahasa Inggris dan lima Master Pendidikan Luar Sekolah. “Dari 48 peserta yudisium tersebut, 10 orang meraih predikat cumlaude, 35 orang memperoleh predikat sangat memuaskan dan tiga orang memperoleh predikat memuaskan,” sebutnya. Sih Winarti menambahkan, jumlah mahasiswa yang menempuh perkuliahan di Program Pascasarjana Unpar saat ini berjumlah 584 orang, 415 mahasiswa lama dan 169 orang mahasiswa baru. ded |
|
|
|
|
||