Menkes Serahkan Rp20 M Dana Hibah
06-02-2012 00:00
Harian Umum Tabengan,  

JAKARTA

 

Menkes RI Endang Rahayu Sedyaningsih menyerahkan dana hibah untuk pendirian Pusat Jantung Indonesia (Indonesian Cardiac Center) di Rumah Sakit Al Shifa, Gaza, Palestina melalui Trust Funds Islamic Development Bank (IDB).

 

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih menyerahkan hibah senilai Rp20 miliar untuk membangun Pusat Jantung Indonesia di Rumah Sakit Al Shifa, Gaza, Palestina.

Dana hibah yang dikucurkan lewat Trust Funds Islamic Development Bank (IDB) itu diterima Presiden IDB Dr Ahmad Mohammed Ali di Kantor Pusat IDB di Jeddah, belum lama ini.

Menkes  menyatakan, dana hibah yang telah ditransfer kepada Trust Fund IDB merupakan wujud nyata dari komitmen Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, Pemerintah, dan rakyat Indonesia untuk membantu rakyat dan Pemerintah Palestina dalam membangun kembali, khususnya pelayanan kesehatan yang rusak akibat perang.
Pada kesempatan itu, Presiden IDB menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia yang telah menjadi donor bagi pembangunan kembali Palestina. 
Pertemuan antara Menkes RI dan Presiden IDB dilaksanakan di sela-sela kunjungan kerja Menkes memimpin delegasi RI mengikuti the 5th Meeting of the OIC Steering Committee on Health di Kantor Pusat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jeddah pada tanggal 31 Januari - 1 Februari 2012.
Tim teknis Indonesia yang dipimpin Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan, dr Chairul  Radjab Nasution menandatangani perjanjian teknis pelaksanaan bantuan hibah (Implementation Arrangement) tersebut pada Selasa (31/1) lalu.

Disepakati bahwa bantuan hibah Pemerintah RI akan difokuskan kepada  penyediaan layanan bedah jantung terbuka dan layanan jantung nonbedah. Pendirian Cardiac Center diminta oleh Pemerintah Palestina melihat tingginya kasus-kasus penyakit jantung koroner dan minimnya pelayanan kesehatan dasar dan rujukan akibat peperangan.
Berdasarkan keterangan Manajer Portofolio IDB Omar Mehyar, pembangunan gedung fisik dan instalasi pendukung RS Al Shifa akan rampung pada akhir tahun 2012 dan secara pararel proses procurement dan tender pengadaan peralatan kesehatan oleh IDB akan dilaksanakan pada bulan Juni 2012.

Pengiriman, instalasi dan uji coba alat  akan dilakukan pada bulan Juli 2012-November  2012, sehingga Indonesian Cardiac Center dapat diselesaikan pada akhir Desember 2012 atau awal Januari 2013. Demikian siaran Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI yang dikutip Tabengan, Minggu (5/2). hil

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010