Karno dan Tantiyah Akan Bertemu SBY
13-08-2010 00:00
Harian Umum Tabengan,  

PALANGKA RAYA

Pasangan suami istri Karno dan Tantiyah patut berbangga. Setelah 37 tahun menjalani bahtera keluarga, keduanya ditetapkan sebagai keluarga sakinah pada  pemilihan tingkat nasional di Jakarta.

Menurut rencana, keduanya diundang dan bertemu langsung Presiden RI Soesilo Bambang Yodhoyono di Jakarta pada peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang. Sebelum bertolak ke Jakarta, Karno dan Tantiyah, Kamis (12/8),  diundang Wakil Gubernur Achmad Diran di ruang kerjanya.

Kepada pasangan tersebut, Diran mengaku sangat kagum karena membina keluarga sakinah itu tidak mudah, namun keduanya bisa sukses dan berhasil menjadi pasangan yang berhak mewakili Kalteng di tingkat nasional.

"Untuk bisa menjadi keluarga sakinah tidaklah mudah, salah satu persyaratannya adalah usia perkawinan minimal 30 tahun. Selain itu mampu membina anak hingga berhasil mandiri dan menjadi panutan bagi masyarakat di lingkungannya," kata Diran.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalteng Ansyary, mengatakan, berdasarkan hasil seleksi tingkat provinsi yang diikuti 12 pasangan, panitia menetapkan pasangan H Karno dan Hj Tantiyah sebagai duta Kalteng ke tingkat nasional.

Menurut Ansyary, pemilihan keluarga sakinah itu merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam. Kegiatan ini dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.

"Masing-masing kabupaten mengirimkan wakil, salah satu persyaratannya adalah minimal usia perkawinan 30 tahun dan mampu menjadi panutan masyarakat di daerahnya," ujarnya saat bertemu Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran.

Ia mengatakan, di tingkat nasional akan dipilih duta dari 33 provinsi untuk dinobatkan sebagai teladan satu, teladan dua, dan teladan tiga. Pemilihan ini tidak jauh beda dengan di provinsi maupun kabupaten, terutama materi yang diujikan. “Rencananya kami akan berangkat pada 14 Agustus karena mulai 16 sampai 17 Agustus keluarga sakinah akan mengikui kegiatan yang telah dijadwalkan panitia pusat," katanya.

Selain mengikuti pemilihan tingkat nasional, pasangan H Karno dan Hj Tantyah akan bergabung dengan guru teladan, dokter teladan, mahasiswa teladan, lurah teladan, dan camat teladan untuk mengikuti upacara kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta. "Khusus untuk pemilihan keluarga sakinah, Kalteng hanya mampu masuk sepuluh besar pada tahun lalu. Mudah-mudahan pada 2010 bisa masuk tiga besar," harap Ansyary.

Kepada wartawan Tantiyah mengaku terharu dan tidak menyangka tidak lama lagi akan bertemua dengan orang nomor satu di negeri ini. “Teharu sekali dan kami tidak menyangka dan hanya bisa mengatakan, semua ini rahmat Allah,” kata Tantiyah.

Mereka yang merupakan perwakilan keluarga sakinah dari Kabupaten Kotawaringin Timur, mengatakan, keteguhan hati dan saling pengertian merupakan kunci sukses kedua pasangan ini membina keluarganya agar tetap harmonis.

Meski demikian, Karno dan Tantiyah mengakui, tidak mudah untuk menjalani kehidupan rumah tangga, pasalnya, berbagai masalah pasti ditemui, dari yang ringan hingga yang paling berat, namun, semua itu bisa dilalui keduanya dengan baik.

“Riak-riak masalah dan ‘badai topan’ pasti ada, kalau ada jalan mulus (dalam membina keluarga) itu bohong saja. Jadi, dalam kehidupan rumah tangga pasti ada kerikil dan hal yang tidak diiinginkan, tapi yang harus kita utamakan bagaimana kita menyelesaikan masalah itu dan tetap mempertahankan rumah tangga,” kata Tantiyah yang berprofesi guru SD ini.str

 

 

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010