![]() |
|
|
||
|
||
|
||
|
Harian Umum Tabengan,
JAKARTA
Dalam berbagai kesempatan, Presiden SBY sering mengeluarkan uneg-unegnya di hadapan publik. Terakhir, Presiden mengungkapkan bahwa ada gerakan yang mengkampanyekan pemerintahan buruk. Ungkapan SBY ini dibantah oleh Istana sebagai bentuk curhat. "Ada yang sedang keliling kampanye seolah-olah Indonesia akan hancur. Di mata mereka, seolah-olah Indonesia ini buruk sekali," demikian ujar SBY dalam pidatonya semalam. Ucapan SBY tersebut lantas oleh sebagian kalangan dianggap ditujukan kepada organisasi massa berorientasi politik tertentu, yang akhir-akhir ini sibuk mendirikan sejumlah cabang dan membangun basis di daerah-daerah, serta lantang melontarkan kritik pedas kepada pemerintah. Namun, Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso menganggap pidato Presiden SBY kemarin malam sebagai hal yang wajar Menurutnya, bahasa yang digunakan SBY tidak mencerminkan kemarahan. Suara dan intonasi SBY saat menyampaikan pidato pun, kata Priyo, cukup datar. "Sekedar menunjukkan, kerisauan beliau kalau sampai ada pemberitaan yang tidak berimbang," ujar Priyo. Dia berpendapat, Presiden hanya berniat memberi tahu kepada masyarakat agar tidak lupa memberitakan nilai-nilai positif yang juga ada di kehidupan sehari-hari. d-com |
|
|
|
|
||