Kompas Andalkan Teras
30-07-2010 07:25
Harian Umum Tabengan,  

PALANGKA RAYA

Pluralitas Indonesia merupakan kekayaan yang akan dihimpun Harian Kompas, Jakarta, melalui tema Merajut Nusantara. Dan, Gubernur Kalteng diandalkan sebagai harapan untuk mewujudkan program tersebut.

Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang kepada Tabengan, usai pertemuan dengan jajaran redaksi Kompas di Jakarta, Kamis (29/7), mengatakan, Jakob Oetomo selaku Pemimpin Umum Kompas menyampaikan, Kompas pada ulang tahunnya yang ke-45 sedang mengembangkan tema “Lebih Mengenal Tanah Air Indonesia.

Berkaitan dengan itu, Kompas menampilkan liputan dari daerah-daerah dengan berbagai permasalahan, tantangan, dan prestasi yang telah dicapai serta diskusi dengan para Gubernur yang berprestasi.

Cara tersebut diharapkan akan membuat masyarakat saling mengenal berbagai daerah di Indonesia dengan keragaman budaya dan pluralitasnya sebagai kekayaan yang akan dihimpun melalui “Merajut Nusantara”.

Teras menjelaskan, kunjungannya ke dapur Kompas dalam rangka berdiskusi dengan anggota redaksi tentang proses pembangunan di Kalteng. Tentang permasalahan, hambatan, tantangan, dan upaya Pemprov Kalteng dalam mencapai berbagai target pembangunan yang telah ditetapkan.

Dari hasil diskusi tersebut, kata Teras, dapat disimpulkan beberapa hal, di antaranya upaya menarik devisa dilakukan melalui eco tourisme, dengan centre point (titik sentral), seperti upaya mengembangkan home stay, kerajinan tangan, seni, dan budaya. “Hal tersebut perlu dikembangkan di Kalteng dengan dukungan para Bupati/Walikota,” katanya.

Terkait pengembangan infrastruktur, perlu diarahkan ke wilayah centre point yang akan dikembangkan, juga upaya yang lebih terfokus untuk memandirikan masyarakat.

Teras juga mengungkapkan proyek rel kereta api yang telah dinilai feasibillity study sehingga banyak peminat. Pembangunan rel kereta api merupakan upaya optimalisasi pendayagunaan sumberdaya alam (SDA) yang dimiliki Kalteng agar bisa dinikmati masyarakat Kalteng.

Hal lain yang dibicarakan adalah peningkatan peranan Gubernur untuk membina dan mendorong Kabupaten/Kota dalam proses pembangunan. Peningkatan peranan Gubernur ini perlu didukung peraturan pelaksanaannya.

Program Kalteng Harati merupakan upaya meningkatkan pembangunan pendidikan di Kalteng yang meliputi peningkatan kesejahteraan para guru, peningkatan diklat para guru, beasiswa untuk siswa dan mahasiswa berprestasi, bantuan buku yang adil, meluas dan merata, serta meningkatkan kualitas mutu belajar dan mengajar. “Penyediaan pendidikan kejuruan, terutama pertambangan dan perkebunan menjadi prioritas Kalteng,” kata Teras.

Di samping itu, Kalteng juga terkenal dengan orangutan dan museum yang mempunyai koleksi tak ternilai harganya. Teras menawarkan peran Kompas dalam pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga pengelola museum di Kalteng, karena banyak potensi yang belum  didayagunakan.

”Kalteng selama ini juga bekerja sama dengan para peneliti dan dosen Universitas Palangka Raya dalam menjalin berbagai kerja sama dengan pihak luar negeri,” kata Teras.

Dalam pertemuan ini, Teras menyampaikan penghargaan yang tinggi atas kesediaan Kompas menerima rombongannya. Gubernur didampingi Kepala Bappeda Syahrin Daulay, Kepala Dinas PU Ben Brahim S Bahat, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Yulian Taruna, serta Kepala Biro Ekonomi Lenny Simon.

Sementara dari Harian Kompas, selain Jakob Oetomo, juga hadir Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Rikard Bagun, Wakil Pemimpin Umum Agung Adiprasetyo, dan August Parengkuan. str

 

 

 

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010