![]() |
|
|
||
|
||
|
||
|
PALANGKA RAYA
Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang menyebutkan perluasan pasar nontradisional yang baru dipaparkan pihak Kedutaan Besar Kementerian Luar Negeri RI, sangat dibutuhkan Kalteng. Terutama berkaitan dengan potensi yang dimiliki provinsi itu, baik bidang pertanian, kehutanan, pertambangan, perikanan, pariwisata maupun perdagangan. Menurut Teras, pontensi Kalteng yang terbesar adalah sektor pertanian. Dengan ketersediaan lahan yang cukup luas untuk mencukupi kebutuhan konsumsi lokal. Bahkan, ke depan diharapkan dapat memasok kebutuhan untuk provinsi lainnya. Hal itu diungkapkan Teras di Palangka Raya, pekan kemarin, terkait keinginan pihak luar negeri untuk bekerjasama dengan Pemprov Kalteng dalam bidang perdagangan, hasil olahan dari sumber daya alam yang dimiliki Kalteng. “Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengidentifikasi dan memanfaatkan pasar nontradisional sebagai peluang pasar baru pada kawasan negara Eropa Tengah dan Timur. Karena kawasan ini masih belum banyak dirambah oleh pengusaha Indonesia, khususnya pengusaha Kalteng,” terangnya. Menurut Teras, kawasan negara Eropa Tengah dan Timur (ETT) memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, sehingga potensial untuk dijadikan pasar produk dari Kalteng. Selain itu, kawasan itu merupakan sumber investasi modal, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bisa dimanfaatkan, baik dari sisi promosi produk maupun komoditas unggulan, termasuk pariwisata dari Kalteng. Sebagai prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, bidang hubungan luar negeri ini sejalan dengan pentingnya memanfaatkan peluang pasar negara Eropa Tengah dan Timur untuk mengembangkan pontensi pasar di Kalteng. Melalui peluang kerjasama dengan negara Eropa Tengah dan Timur itu, Teras berharap hal itu dapat memberikan semangat kepada pengusaha Kalteng melakukan kontrak bisinis dengan mitra di wilayah ini. Dengan begitu, dapat mendorong peningkatan perdagangan Indonesia, khususnya di Kalteng dengan negara-negara di kawasan Eropa. adn
|
|
|
|
|
||