![]() |
|
|
||
|
||
|
||
Harian Umum Tabengan,
PALANGKARAYA Meski siang itu terik matahari membakar kulit, semangat ratusan ibu-ibu di Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, tidak surut untuk antre demi bungkusan besar paket sembako yang dibagikan Tim Pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalteng. Erma (30), salah seorang ibu rumah tangga, mengaku, sejak pagi hari sudah berangkat dari rumahnya di seberang Tanjung Pinang dengan menggunakan kelotok menuju lokasi penyelenggaraan operasi pasar murah itu. Sambil menggendong anaknya yang masih balita, ibu muda ini sabar menunggu giliran. Alhasil, hampir mendekati pukul 11.00 WIB, bungkus sembako yang berisikan dua kilo gula pasir, sekaleng susu manis, minyak goreng, satu kilogram kacang tanah, sekaleng biskuit, dan sebotol kecap manis, akhirnya berhasil didapatkannya. Erma mengaku sangat mendambakan pasar murah seperti ini. Meski sering mendengar kabar asar murah, namun baru kali ini dia berkesempatan mengikutinya setelah memperoleh pembagian kupon sampai ke RT/RW Tanjung Pinang Seberang, tempatnya bermukim. “Kami mendapat kupon dari Ketua RT sejak Jumat lalu, nilainya Rp30 ribu per kepala keluarga (KK). Mudahan-mudahan pasar seperti ini sering berlangsung karena sangat membantu,” tuturnya polos saat ditemui Tabengan di lokasi pasar murah di Kantor Kelurahan Tanjung Pinang, Senin (30/8). Soleha (60), juga mengaku sejak pagi sudah berjalan kaki dari rumahnya di pinggiran pelabuhan Tanjung Pinang menuju lokasi kegiatan. Soleha yang menggunakan kerudung penutup kepala dari terkaman terik matahari mengatakan, meski merasa dahaga tetapi dia bertekad tidak akan membatalkan puasanya. “Saya sengaja berangkat pagi sekalian menyempati diri periksa ke puskesmas keliling, maklum sudah tua, badan sering lemah,” akunya. Pasar murah ini diserbu ratusan warga sekitar karena pelaksanaannya bertepatan dengan harga kebutuhan pokok terus melambung. Pasar murah yang diprakarsai Tim Penggerak PKK Kalteng bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalteng itu menyiapkan sekitar 750 paket. Karena begitu antusiasnya warga, panitia sempat kewalahan mengatur pembagian paket sembako agar tidak kehabisan. Ketua TP PKK Kalteng Moenartining Teras Narang saat membuka kegiatan mengatakan, operasi pasar murah merupakan salah satu program kerja tahunan TP PKK yang dilaksanakan untuk menyongsong hari besar keagamaan. Tujuannya, membantu keluarga di desa/kelurahan dalam mempersiapkan kebutuhan sembako menyambut Hari Raya Idul Fitri mendatang. Paket sembako yang dijual dalam kegiatan itu telah disubsidi sebesar 65 persen. Harga sesungguhnya Rp 85 ribu, namun warga hanya membayar sekitar 35 persen atau Rp30 ribu. Pada kesempatan itu, Moenartining menyampaikan pula harapan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dan Wakil Gubernur Achmad Diran agar seluruh masyarakat Kalteng hidup rukun dan damai sesuai filosofi Huma Betang. “Meski tidak dapat hadir karena ada kesibukan lain, Gubernur memohon doa dan dukungan dari masyarakat setempat agar ke depan Kalteng lebih makmur dan sejahtera,” katanya seraya menambahkan program prioritas pemerintah Teras-Diran ke depan adalah meningkatkan ekonomi kerakyatan demi kesejahteraan rakyat. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Palangka Raya Maryono beserta istri Hj Masringah, Hj Nani Winarni Achmad Diran, dan Freddy Simanjuntak, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kalteng. ris
|
|
|
|
|
||