Persis ‘Timpang’, Persepar Yakin Menang
28-01-2012 00:00
Harian Umum Tabengan,  


PALANGKA RAYA

 

Kemenangan! Kata itulah yang diusung Persepar Kalteng saat menjamu Persis Solo, Sabtu (28/1), di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya. Bagi Persepar Kalteng, laga ini menjadi laga home ketiga dalam kiprahnya di Kompetisi Sepakbola Divisi Utama Nasional LPIS. Sedangkan dalam persaingan Grup II, ini merupakan laga kelima.

Di klasemen sementara, Persepar nangkring di posisi 3. ’Laskar Isen Mulang’, sebutan Persepar Kalteng, telah mengoleksi 7 poin hasil 2 kali menang, sekali imbang, dan sekali kalah.

Koleksi jumlah poin yang sama juga dikantongi sang lawan, Persis Solo. Namun, peringkat Persepar Kalteng di klasemen Grup II lebih baik karena memiliki produktivitas gol di atas Persis Solo.

Di laga yang memulai kick-off pukul 15.00 WIB nanti, Persepar Kalteng lebih diunggulkan. Satu-satunya duta Bumi Tambun Bungai di kompetisi level II nasional itu diuntungkan faktor sebagai tuan rumah. Dengan demikian, dukungan suporter yang dimotori ’Kalteng Mania’ akan menjadi kekuatan tambahan bagi tim.

Optimisme untuk meraih kemenangan juga didasari oleh semakin kompaknya para pemain dalam bekerja sama sebagai tim. Hal itu diungkapkan Pelatih Kepala Persepar Kalteng Agus Setiono usai memimpin latihan ringan timnya di Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat (27/1) sore.

”Kondisi anak-anak seluruhnya fit dan siap tampil besok (hari ini). Kekompakan tim saat menyerang atau bertahan juga makin bagus. Kita optimistis bisa meraih kemenangan,” kata Agus.

Dari sisi strategi, Agus menyebut tidak akan melakukan banyak perubahan dalam hal komposisi pemain. ”Kita akan main menyerang dengan formasi 4-3-3, seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya,” jelas mantan pelatih PSTK Tarakan itu.

Dengan formasi itu, para pemain yang kemungkinan dipasang di line-up Persepar Kalteng pun bisa diraba. Duet penyerang Achmad Faizal dan Roberto Saydee Kwateh akan ditopang Dimas Pongky untuk menggebrak pertahanan lawan.

Di tengah, Kapten Widhianto dan Endra Panambunan bertugas mengorganisir permainan. Keduanya akan dibantu Ibi Kingsley Collin sebagai gelandang bertahan, yang berfungsi memotong alur serangan lawan sebelum masuk ke area pertahanan.

Sementara di lini belakang, duet center back Oyedepo Oyebode George dan Imam Albana mash menjadi pilihan utama. Mereka akan dibantu dua wing back Rudi Onu di kanan dan Ade Combo di kiri yang sewaktu-waktu dapat merangsek ke depan untuk membantu penyerangan. 

Untuk posisi kiper, Anas dan Lendy Kewes merupakan alternatif utama untuk masuk di jajaran line-up.

Agus menambahkan, dengan menerapkan pola permainan ofensif, tim akan lebih dominan dalam penguasaan lapangan. Harapannya, serangan akan lebih banyak sehingga peluang menciptakan gol selalu terbuka.

Meski berupaya mendominasi penguasaan bola, Agus juga mengingatkan timnya untuk tidak boleh lengah. Terutama dalam mengantisipasi serangan balik.

Di jajaran pemain, optimisme juga mengemuka. Goal getter Achmad Faizal misalnya, mengaku siap bermain maksimal jika diturunkan. ”Insya Allah bisa cetak gol kalau dimainkan,” katanya.

Keuntungan psikologis lainnya bagi Persepar Kalteng adalah sebagian pemain sudah mengenal karakter lawan.

Hal itu dibenarkan Asisten Pelatih Kiper Sugianto. ”Ini merupakan reuni baik dari lingkup pelatih, manajer hingga pemain,” ujarnya. Manajemen Persepar Kalteng, sebut Sugianto mengenal baik Junaidi, Pelatih Persis Solo.

Selain itu, sejumlah pemain yang memperkuat Persis Solo saat ini, sebelumnya juga pernah mengikuti seleksi rekrutmen pemain Persepar di Yogyakarta, Desember 2011 lalu.

Tambahan lagi, motivasi pemain juga makin tinggi setelah dicairkannya bonus Rp40 juta dari Kadisdik Guntur Talajan, sebagai hadiah kemenangan Persepar Kalteng vs PPSM Magelang lalu.

Bonus itu diserahkan langsung Guntur kepada tim diwakili pelatih, dihadiri sejumlah pengurus Persepar Kalteng, termasuk Ketua Umum Tuty Dau di Aula Diknas Provinsi Kalteng, kemarin. Bonus tersebut jika dirinci sama dengan Rp10 juta x 4 gol.

 

Persis Tanpa Target

Persis Solo datang ke Palangka Raya, Kamis (26/1) lalu,  dengan kondisi ’timpang’. Jelang keberangkatan, Laskar Samber Nyawa, julukan Persis Solo sudah tak bisa membawa 4 pemain pilarnya.

Setibanya di Palangka Raya, mereka terpaksa memulangkan 1 pemain asing lagi karena sakit. Tak pelak, dari 17 pemain yang dibawa, kini menjadi hanya 16 pemain saja.

Kemarin, mereka mendapat kesempatan uji coba lapangan Stadion Tuah Pahoe. Dengan kondisi pemain yang ’tak lengkap’, Junaidi menyebut timnya tetap siap menghadapi Persepar Kalteng. ”Kita tidak berani menargetkan meraih kemenangan. Pastinya, berusaha main maksimal, apapun hasilnya.

Ditambahkannya, untuk pertandingan nanti, Persis Solo juga menggunakan formasi 4-3-3. Para pemainnya diinstruksikan untuk menjaga kesimbangan dalam menyerang dan bertahan.

Prakiraan pemain mereka antara lain, di lini pertahanan diisi Michael Ndubuisi (Nigeria), Sofyan Morhan, Dian Fachrudin, dan Ganda Saputra atau Rusdiansyah

Di tengah, terdapat nama Yunet Hardiyanto Wibowo, Ade Chandra, Imam Rohmawan, dan Affan Lubis.

Sedangkan di lini depan, Junaidi akan mengandalkan Fernando Soler (Argentina), Ilham Hasan, dan Fery Anto Eko Saputro. "Saya bisa memasang 2 atau 3 striker di ujung tombak nanti, tergantung situasinya,” kata Junaidi. sar

 

Caption foto:

Optimistis - Kiper Persepar Kalteng, M Anas, Lendy Kewas, dan Effendi Dwi latihan peregangan didampingi Asisten Pelatih Sugianto, di Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat (27/1) sore. Sabtu (28/1) sore ini, Persepar Kalteng akan menjamu Persis Solo di Stadion Tuah Pahoe dengan target menang.

TABENGAN/SARIPUDIN

Copyright Harian Umum Tabengan © 2010